Atlet angkat besi Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, sukses mempertahankan dominasinya di panggung Asian Games dengan meraih medali emas pada ajang yang berlangsung di Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang. Keberhasilan ini menjadi capaian emas kedua bagi Rahmat setelah sebelumnya ia juga menorehkan prestasi serupa pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China.
Dalam kompetisi kali ini, Rahmat tampil di kelas 75 kilogram putra, berbeda dengan kelas 73 kilogram yang ia menangkan pada edisi sebelumnya. Penampilannya di Nagoya berlangsung impresif dengan mencatatkan rekor dunia pada angkatan clean and jerk seberat 206 kilogram. Selain itu, Rahmat juga sukses mengukir rekor dunia untuk total angkatan dengan catatan 366 kilogram.
Persaingan di kelas 75 kilogram putra berlangsung sangat sengit dengan terjadinya pemecahan berbagai rekor, baik tingkat Asia maupun dunia. Lifter Korea Utara, Ri Chong-song, sempat mencatatkan rekor dunia snatch dengan angkatan 162 kilogram, namun ia akhirnya harus puas membawa pulang medali perunggu. Sementara itu, medali perak diraih oleh lifter asal Thailand, Weeraphon Wichuma, yang tampil konsisten sepanjang sesi angkatan.
Secara keseluruhan, laga angkat besi kelas 75 kilogram ini diwarnai dengan intensitas tinggi, di mana terdapat dua kali pemecahan rekor dunia pada angkatan snatch. Ketatnya kompetisi terus berlanjut hingga sesi clean and jerk serta total angkatan, yang masing-masing mencatatkan lima kali pemecahan rekor dunia. Kemenangan ini sekaligus menegaskan konsistensi Rahmat Erwin Abdullah sebagai salah satu lifter terbaik di Asia dan dunia saat ini.
Baca Juga: Atlet Indonesia Berjuang Tambah Medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).









