Kedutaan Besar Azerbaijan di Jakarta menggelar kegiatan sosial dengan menyambangi Panti Asuhan Putra Setia, Jakarta, pada Jumat (25/9). Aksi berbagi ini dilakukan sebagai bentuk peringatan atas jasa para pahlawan nasional Azerbaijan yang gugur dalam Perang Patriotik 44 Hari yang berlangsung pada 2020 lalu.
Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Ramil Rzayev, menyampaikan bahwa pengorbanan para pejuang tersebut adalah upaya nyata demi mempertahankan kedaulatan serta integritas wilayah negara. Menurut Rzayev, perjuangan tersebut tidak hanya ditujukan untuk masa kini, tetapi sebagai investasi demi masa depan generasi muda. Ia menekankan pentingnya peran anak-anak sebagai pemimpin masa depan yang membutuhkan lingkungan aman, damai, dan sejahtera untuk tumbuh kembang mereka.
Dalam kunjungan tersebut, pihak kedutaan memberikan sejumlah bantuan berupa mainan, botol minum, hingga perlengkapan perawatan diri yang disesuaikan dengan usia anak panti asuhan, yakni 6 hingga 25 tahun. Rzayev berharap aksi sosial ini dapat mempererat hubungan antarwarga (people-to-people) antara Azerbaijan dan Indonesia serta menjadi jembatan persahabatan bagi kedua negara.
Sebagai informasi, Hari Peringatan Nasional Azerbaijan ditetapkan setiap 27 September untuk mengenang tentara yang gugur dalam konflik dengan Armenia yang terjadi pada 27 September hingga 10 November 2020. Data mencatat sebanyak 2.908 tentara Azerbaijan gugur, enam orang hilang, dan lebih dari seribu lainnya terluka dalam perang tersebut. Saat ini, proses normalisasi hubungan antara Azerbaijan dan Armenia masih terus berlanjut, termasuk melalui penandatanganan perjanjian perdamaian yang dimediasi oleh Amerika Serikat pada 8 Agustus 2025.
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).









