Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan dukungan terkait isu Irlandia bersatu saat mengawali kunjungan kerja selama dua hari di Irlandia. Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada hari Sabtu di tengah agenda kunjungan yang dinilai sejumlah pihak mengaburkan batasan antara tugas kepresidenan dengan kepentingan bisnis pribadinya di negara tersebut.
Isu mengenai persatuan Irlandia merupakan topik yang sensitif secara politik dan memiliki sejarah panjang. Meski demikian, Trump menyatakan secara terbuka bahwa ia sangat menginginkan tercapainya persatuan bagi Irlandia. Kunjungan ini sendiri berlangsung di tengah suasana yang cukup tegang di lapangan.
Di lokasi terpisah, kelompok demonstran yang mengenakan pakaian serta kacamata hitam terpantau melakukan aksi protes dengan membakar bendera Amerika Serikat. Aksi pembakaran bendera tersebut menjadi sorotan di tengah kehadiran Trump yang memanfaatkan momen kunjungannya untuk meninjau sejumlah aset bisnis miliknya di wilayah tersebut.
Baca Juga: Strategi Investasi Nasabah Prioritas BNI di Tengah Ketidakpastian Global Tahun 2026
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: SINDOnews (sumber).










