Menu ✖

Mode Gelap
 

Ekonomi WIB ·

BCA Catat Lonjakan Dana Kelolaan Investasi hingga Rp339 Triliun per Juni 2026


					BCA Catat Lonjakan Dana Kelolaan Investasi hingga Rp339 Triliun per Juni 2026 Perbesar

BCA Catat Lonjakan Dana Kelolaan Investasi hingga Rp339 Triliun per Juni 2026

Foto: ANTARA News - Terkini (Nasional)

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Haryanto T Budiman, menyatakan bahwa kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya berinvestasi kini menunjukkan tren peningkatan yang positif. Hal ini tercermin dari data asset under management (AUM) BCA yang tumbuh signifikan, dari Rp139 triliun pada 2022 menjadi Rp339 triliun per Juni 2026. Pertumbuhan ini tercatat meningkat sebesar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang turut dibarengi dengan pertumbuhan dana pihak ketiga dan CASA (Current Account Saving Account) perseroan.

Haryanto menjelaskan bahwa partisipasi investor di BCA mencakup seluruh segmen. Meski jumlah investor terbanyak berasal dari segmen mass market, nilai investasi terbesar justru disumbang oleh investor di atas segmen tersebut. Guna mendukung pertumbuhan ini, BCA menyediakan akses kemudahan bagi investor pemula dengan batas investasi yang sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp10 ribu untuk reksa dana dan minimal Rp1 juta untuk obligasi melalui aplikasi MyBCA. Langkah ini diambil untuk mendorong kebiasaan investasi sejak usia muda.

Terkait literasi keuangan bagi generasi muda, BCA menyelenggarakan BCA Wealth Summit 2026 yang mengusung topik relevan bagi Gen Z. Perhelatan ini diselenggarakan secara hybrid, di mana sesi luring berlangsung pada 16–17 September 2026, diikuti sesi daring pada 18 September hingga 2 Oktober 2026 melalui laman bca.id/wealthsummit. Melalui forum ini, BCA mengedukasi nasabah mengenai berbagai instrumen investasi, mulai dari komoditas, aset seni, emas, hingga kripto. Selain itu, Haryanto menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap tawaran investasi bodong dan skema ponzi yang merugikan.

Baca Juga: Danantara Pastikan Kredit Bank Himbara untuk Program Pemerintah Aman dari Risiko Macet

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Bank Indonesia Terapkan Strategi Adaptif Jaga Stabilitas Rupiah dari Tekanan Dolar AS

30 September 2026 - 07:06 WIB

Bank Indonesia Terapkan Strategi Adaptif Jaga Stabilitas Rupiah dari Tekanan Dolar AS

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

29 September 2026 - 09:00 WIB

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

26 September 2026 - 07:06 WIB

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

25 September 2026 - 07:06 WIB

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

24 September 2026 - 07:05 WIB

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026

22 September 2026 - 07:06 WIB

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026
Trending di Ekonomi