PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait rencana pemberian dana dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang ditujukan untuk penyelesaian proyek LRT City. Suntikan dana tersebut direncanakan akan disalurkan secara langsung kepada pihak ADHI maupun entitas anaknya, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, manajemen ADHI menjelaskan bahwa saat ini skema, struktur, pihak penerima, hingga besaran nominal pendanaan masih dalam tahap kajian mendalam. Pihak perusahaan saat ini tengah melakukan komunikasi intensif dengan PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM) guna memastikan keberlanjutan dan penyelesaian proyek properti tersebut. Hingga saat ini, belum ada nilai maupun bentuk pendanaan definitif yang bisa disampaikan ke publik, karena pelaksanaannya akan sangat bergantung pada hasil kajian serta kepatuhan terhadap mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Saat ini, ADCP tercatat sedang mengembangkan 12 kawasan LRT City dengan luas total mencapai lebih dari 122 hektar, yang ditargetkan mencakup sekitar 60.000 unit hunian. Dari total 9.960 unit yang sudah dipasarkan, sebanyak 5.484 unit telah terjual. Adapun 3.080 unit di antaranya sudah diserahterimakan kepada konsumen, sementara 2.404 unit lainnya masih dalam proses penyelesaian. Manajemen menegaskan bahwa dukungan pendanaan dari DAM nantinya difokuskan untuk mempercepat pengerjaan unit yang masih dalam proses tersebut, guna memenuhi kewajiban serah terima kepada konsumen. Saat ini, rincian detail mengenai kebutuhan dana, progres konstruksi, hingga target penyelesaian masing-masing proyek masih terus dimatangkan.
Baca Juga: Danantara Pastikan Kredit Bank Himbara untuk Program Pemerintah Aman dari Risiko Macet
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: CNBC Indonesia – Market (sumber).










