Menu ✖

Mode Gelap
 

Ekonomi WIB ·

Beban Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Kini Resmi Ditanggung Pemerintah


					Beban Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Kini Resmi Ditanggung Pemerintah Perbesar

Beban Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Kini Resmi Ditanggung Pemerintah

Foto: BBC Indonesia

Pembiayaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh memasuki babak baru setelah pemerintah memutuskan untuk mengambil alih pengelolaan pembayaran utang kepada pihak China. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa kendali atas pengurusan utang tersebut akan berada di bawah Kementerian Keuangan mulai minggu depan. Berdasarkan estimasi awal, pemerintah diperkirakan harus menanggung beban utang sebesar Rp1 triliun setiap tahunnya.

Peralihan ini memicu kekhawatiran dari sejumlah pengamat ekonomi terkait risiko fiskal yang akan ditanggung negara. Direktur Riset Bright Institute, Andri Perdana, menilai langkah ini dapat mempersempit ruang gerak lembaga seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Indonesia Investment Authority (IIA). Ia menjelaskan bahwa keterlibatan lembaga tersebut dalam melunasi utang Whoosh berpotensi mengurangi kapasitas pendanaan mereka untuk proyek pembangunan lain, mengingat PT SMI memiliki status sebagai special mission vehicle yang perannya sangat krusial bagi keuangan negara.

Senada dengan itu, analis senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny Sasmita, menekankan pentingnya sikap kehati-hatian pemerintah. Ia mengingatkan adanya opportunity cost yang harus dibayar publik, yakni potensi berkurangnya anggaran untuk sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga infrastruktur dasar. Mengingat proyek Whoosh sebelumnya mencatatkan kerugian bagi PT KAI—dengan total Rp4,19 triliun pada 2024 dan Rp1,62 triliun pada 2025—kestabilan pengelolaan keuangan menjadi sorotan utama demi memastikan layanan kereta cepat tetap berjalan tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat luas.

Menghadapi dinamika ekonomi dan isu strategis nasional yang cukup menguras pikiran, menjaga stamina serta kesehatan tubuh tetap menjadi prioritas utama bagi setiap individu. Anda bisa memastikan kebutuhan vitamin harian terpenuhi dengan mengunjungi Suplemenfactory Official Store untuk melihat pilihan produk lengkap dan harga terbaru secara langsung. Suplemenfactory Official Store.

Baca Juga: Asing Lepas Saham Perbankan, IHSG Terkoreksi di Sesi Pertama Kamis Ini

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: BBC Indonesia (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

29 September 2026 - 09:00 WIB

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

26 September 2026 - 07:06 WIB

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

25 September 2026 - 07:06 WIB

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

24 September 2026 - 07:05 WIB

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026

22 September 2026 - 07:06 WIB

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026

Pengusaha China dan Indonesia Jajaki Peluang Investasi Manufaktur dan Energi Hijau

19 September 2026 - 07:05 WIB

Pengusaha China dan Indonesia Jajaki Peluang Investasi Manufaktur dan Energi Hijau
Trending di Ekonomi