Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, terpantau masih dihentikan sementara pada Minggu (6/9). Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi keselamatan akibat adanya indikasi sebaran abu vulkanik yang berasal dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Dampak dari penutupan sementara tersebut cukup signifikan terhadap jadwal penerbangan nasional. Tercatat sebanyak 301 penerbangan mengalami gangguan operasional. Gangguan yang terjadi meliputi pembatalan jadwal keberangkatan maupun kedatangan, penundaan (delay), serta pengalihan pendaratan (divert) pesawat ke bandara alternatif lainnya.
Hingga saat ini, pihak otoritas bandara masih terus memantau perkembangan situasi terkait sebaran abu vulkanik tersebut. Calon penumpang diimbau untuk selalu memantau informasi terkini melalui maskapai masing-masing demi memastikan status penerbangan mereka sebelum memutuskan untuk berangkat menuju bandara.
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).









