Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyoroti masih belum maksimalnya penanganan kedaruratan di kapal roro. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor penyebab banyaknya korban jiwa saat terjadi kecelakaan di atas kapal. Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menyebut bahwa saat ini pelatihan atau latihan tanggap darurat di kapal masih dianggap sebagai formalitas belaka, bukan sebuah keharusan yang krusial.
Dalam webinar yang diselenggarakan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) pada Jumat (18/9), Soerjanto menjelaskan bahwa hasil investigasi dan praktik lapangan menunjukkan adanya celah besar dalam kesiapan awak kapal. Menurutnya, latihan tanggap darurat seharusnya bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan atau kekurangan agar sistem keselamatan bisa disempurnakan, bukan sekadar untuk mengejar keberhasilan simulasi.
Berdasarkan simulasi yang pernah dilakukan KNKT, ditemukan sejumlah kendala teknis yang fatal. Saat simulasi kebakaran, petugas sering kesulitan menggunakan selang hidran karena adanya hambatan, terutama saat kondisi muatan kapal penuh. Selain itu, penggunaan pakaian anti api membutuhkan waktu lima hingga delapan menit dan harus dilakukan oleh dua orang. Kendala lain juga ditemukan pada penggunaan jaket pelampung (life jacket) yang rata-rata membutuhkan waktu tiga hingga enam menit untuk dipasang oleh kru maupun penumpang. Soerjanto menegaskan bahwa kelemahan-kelemahan praktis inilah yang perlu dibenahi agar penanganan kecelakaan di masa depan dapat dilakukan lebih efektif.
Peningkatan kesiapan awak kapal dalam situasi darurat memang menjadi prioritas utama guna meminimalisir risiko bagi seluruh penumpang. Selain mengutamakan keselamatan di perjalanan, Anda juga bisa melengkapi koleksi busana dengan kain dan pakaian batik khas Indonesia dari XLUNO by Laskala Batik. Kunjungi toko resmi XLUNO by Laskala Batik di Shopee untuk melihat pilihan produk lengkap dengan penawaran menarik. XLUNO by Laskala Batik.
Baca Juga: Kapal KM Virgo Transport Terbalik Dihantam Ombak, Enam Penumpang Tewas
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).









