Menu ✖

Mode Gelap
 

Internasional WIB ยท

China Sambut Usulan Indonesia Perkuat Kolaborasi Rantai Pasok dalam Forum BRICS


					China Sambut Usulan Indonesia Perkuat Kolaborasi Rantai Pasok dalam Forum BRICS Perbesar

China Sambut Usulan Indonesia Perkuat Kolaborasi Rantai Pasok dalam Forum BRICS

Foto: ANTARA News - Terkini (Nasional)

Pemerintah China memberikan respons positif terhadap ajakan Indonesia untuk mempererat kolaborasi dalam rantai pasok antarnegara anggota BRICS. Sambutan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (15/9), merespons pidato Presiden Prabowo Subianto pada sesi kedua KTT ke-18 BRICS di New Delhi, India.

Guo menyatakan bahwa China berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama teknologi serta penyelarasan industri dengan sesama anggota BRICS. Pihaknya juga berencana untuk mengeksekusi berbagai proyek peningkatan kapasitas guna mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan dengan standar kualitas dan ketahanan ekonomi yang lebih kuat. Menurut Guo, selama ini BRICS telah menunjukkan hasil nyata melalui pembentukan Pusat Inovasi Kemitraan untuk Revolusi Industri Baru dan Pusat Kompetensi Industri BRICS.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam KTT tersebut menekankan pentingnya langkah konkret bagi negara-negara anggota untuk melakukan industrialisasi bersama. Prabowo menyebut Indonesia siap mengoptimalkan sumber daya alam, seperti mineral kritis, logam tanah jarang, serta potensi energi terbarukan, untuk mendukung kepentingan kolektif. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara sumber daya, kapasitas produksi, dan pasar yang dimiliki negara-negara BRICS dapat menjadi kunci dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat posisi blok tersebut dalam rantai nilai global.

KTT ke-18 BRICS yang mengusung empat pilar utama, yakni ketahanan, inovasi, kerja sama, dan keberlanjutan, dihadiri oleh sejumlah kepala negara, termasuk Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Saat ini, BRICS yang telah berkembang menjadi 11 negara anggota mewakili sekitar 49,5 persen populasi dunia dan 40 persen produk domestik bruto global, menjadikannya kekuatan ekonomi yang signifikan dalam menghadapi tantangan geopolitik saat ini.

Baca Juga: Proyek Jalan dari New Development Bank Tingkatkan Ekonomi Warga di Madhya Pradesh

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Menhut Sebut Skema Perhutanan Sosial Buat Perdagangan Karbon Lebih Inklusif

29 September 2026 - 07:06 WIB

Menhut Sebut Skema Perhutanan Sosial Buat Perdagangan Karbon Lebih Inklusif

Kans Indonesia Jaga Gengsi Bulu Tangkis di Final Asian Games 2026

29 September 2026 - 07:06 WIB

Kans Indonesia Jaga Gengsi Bulu Tangkis di Final Asian Games 2026

China Puncaki Klasemen Sementara Asian Games 2026, Indonesia di Posisi ke-14

29 September 2026 - 07:05 WIB

China Puncaki Klasemen Sementara Asian Games 2026, Indonesia di Posisi ke-14

Deretan Berita Populer: Pemeriksaan Ferdy Sambo hingga Usulan Biaya Haji Presiden Prabowo

29 September 2026 - 07:05 WIB

Deretan Berita Populer: Pemeriksaan Ferdy Sambo hingga Usulan Biaya Haji Presiden Prabowo

Mendag Budi Santoso Hadiri G20 TMM di AS Perjuangkan Kepentingan Perdagangan Indonesia

29 September 2026 - 07:05 WIB

Mendag Budi Santoso Hadiri G20 TMM di AS Perjuangkan Kepentingan Perdagangan Indonesia

Mengapa Perut Sering Terasa Mulas Setelah Minum Kopi? Ini Penjelasannya

28 September 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Perut Sering Terasa Mulas Setelah Minum Kopi? Ini Penjelasannya
Trending di Internasional