Menu ✖

Mode Gelap
 

Daerah WIB ยท

Pemkab Minahasa Alokasikan Rp1,5 Miliar Perkuat Kepesertaan JKN bagi Warga Kurang Mampu


					Pemkab Minahasa Alokasikan Rp1,5 Miliar Perkuat Kepesertaan JKN bagi Warga Kurang Mampu Perbesar

Pemkab Minahasa Alokasikan Rp1,5 Miliar Perkuat Kepesertaan JKN bagi Warga Kurang Mampu

Foto: ANTARA News - Terkini (Nasional)

Pemerintah Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mengambil langkah strategis untuk memperluas cakupan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan melalui anggaran perubahan tahun 2026 guna menambah kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda Watania, menyampaikan dalam forum komunikasi bersama BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Senin (14/9), bahwa dana ini akan difokuskan untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan oleh pemerintah daerah. Melalui alokasi ini, diperkirakan sekitar 14.000 warga yang membutuhkan dapat tercover dalam program JKN. Fokus utama pemberian bantuan ini adalah masyarakat ekonomi bawah, khususnya mereka yang berada pada kategori Desil 1 hingga Desil 5 dan belum memiliki jaminan kesehatan. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pemerintah daerah akan melakukan pemadanan data secara ketat.

Selain menambah peserta baru, pertemuan tersebut juga membahas isu kepesertaan yang tidak aktif akibat tunggakan iuran, yang saat ini tercatat mencapai sekitar 14 persen pada segmen PBPU mandiri. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Daryono, menyatakan pihaknya aktif mengingatkan peserta melalui *Telekolekting* dan *WhatsApp Blast*. Masyarakat yang menunggak juga diimbau untuk memanfaatkan Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) agar status kepesertaan mereka kembali aktif.

Lebih lanjut, pemerintah daerah bersama instansi terkait seperti Bappelitbangda dan Dinas PTSP berencana melakukan verifikasi data perusahaan di wilayah Minahasa. Hal ini bertujuan memastikan kepatuhan badan usaha dalam mendaftarkan pekerjanya ke dalam program JKN. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung tercapainya *Universal Health Coverage* (UHC) yang berkualitas, sehingga seluruh masyarakat Minahasa memiliki akses layanan kesehatan yang optimal.

Baca Juga: Dampak Buruk Tidur Bersama Pasangan yang Mendengkur bagi Kesehatan dan Hubungan

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Badan Karantina Indonesia Dorong 1.000 UMKM di Sulawesi Tengah Tembus Pasar Ekspor

29 September 2026 - 07:06 WIB

Badan Karantina Indonesia Dorong 1.000 UMKM di Sulawesi Tengah Tembus Pasar Ekspor

Ragam Peristiwa Jakarta: Kebakaran di Joglo hingga Hilangnya Fasilitas Taman RPTRA

29 September 2026 - 07:05 WIB

Ragam Peristiwa Jakarta: Kebakaran di Joglo hingga Hilangnya Fasilitas Taman RPTRA

PT RPH Surabaya Ajak Masyarakat Terapkan Prinsip ASUH dalam Memilih Daging Sapi

29 September 2026 - 07:05 WIB

PT RPH Surabaya Ajak Masyarakat Terapkan Prinsip ASUH dalam Memilih Daging Sapi

Tren Bersepeda 2026: Eksplorasi Bikepacking hingga Budaya Gowes Komunitas yang Kian Marak

26 September 2026 - 07:06 WIB

Tren Bersepeda 2026: Eksplorasi Bikepacking hingga Budaya Gowes Komunitas yang Kian Marak

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir NTB Akibat Fenomena Harvest Moon

26 September 2026 - 07:06 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir NTB Akibat Fenomena Harvest Moon

Jenazah ABK KM Arupadhatu I yang Ditemukan di Pulau Enggano Diterbangkan ke Jakarta

24 September 2026 - 07:05 WIB

Jenazah ABK KM Arupadhatu I yang Ditemukan di Pulau Enggano Diterbangkan ke Jakarta
Trending di Daerah