Menu ✖

Mode Gelap
 

Ekonomi WIB ยท

Laba Bersih Elnusa Melonjak 29 Persen pada Semester I 2026


					Laba Bersih Elnusa Melonjak 29 Persen pada Semester I 2026 Perbesar

Laba Bersih Elnusa Melonjak 29 Persen pada Semester I 2026

Foto: CNBC Indonesia - Market

PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan subholding upstream Pertamina, mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada paruh pertama tahun 2026. Emiten ini membukukan laba bersih sebesar Rp435 miliar, atau mengalami kenaikan signifikan sebesar 29,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan usaha sebesar 8,9% yang menyentuh angka Rp7,58 triliun. Selain itu, efisiensi operasional turut mendongkrak margin laba bersih (Net Profit Margin) menjadi 5,73%, dengan EBITDA perusahaan yang tumbuh 16,2% menjadi Rp862 miliar. Kondisi keuangan Elnusa juga diperkuat oleh arus kas dari aktivitas operasi sebesar Rp761 miliar dan posisi kas mencapai Rp2,88 triliun.

Direktur Keuangan Elnusa, Nelwin Aldriansyah, menjelaskan bahwa perseroan terus fokus pada peningkatan kualitas pertumbuhan dan profitabilitas melalui layanan terintegrasi dari hulu hingga distribusi energi. Hingga akhir Juni 2026, Elnusa mengantongi kontrak berjalan (carry forward contracts) senilai Rp18,8 triliun. Rinciannya mencakup Rp9,5 triliun dari jasa hulu migas, Rp2,3 triliun dari jasa penunjang migas, serta Rp7 triliun dari segmen distribusi dan logistik energi.

Guna memperluas pangsa pasar, Elnusa juga berhasil menggaet pelanggan pihak ketiga yang menyumbang 22% dari total pendapatan semester I 2026. Perseroan terus mengandalkan inovasi teknologi seperti akuisisi seismik Stryde, layanan geospasial Pertapixel, dan Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) untuk menjaga daya saing. Investasi yang dilakukan pun bersifat selektif, difokuskan pada peningkatan kapasitas aset serta proyek strategis seperti Fuel Terminal Palaran dan Terminal LPG Kolaka.

Di sisi tata kelola, Elnusa mencatat angka keselamatan kerja (TRIR) sebesar 0,09 dan meraih skor ASEAN Corporate Governance Scorecard sebesar 96,66 dengan predikat "Very Good". Ke depan, perseroan berkomitmen untuk terus menjaga fundamental bisnis yang solid melalui keunggulan operasional serta sinergi dalam ekosistem Pertamina Group guna mendukung ketahanan energi nasional.

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: CNBC Indonesia – Market (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

29 September 2026 - 09:00 WIB

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

26 September 2026 - 07:06 WIB

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

25 September 2026 - 07:06 WIB

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

24 September 2026 - 07:05 WIB

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026

22 September 2026 - 07:06 WIB

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026

Pengusaha China dan Indonesia Jajaki Peluang Investasi Manufaktur dan Energi Hijau

19 September 2026 - 07:05 WIB

Pengusaha China dan Indonesia Jajaki Peluang Investasi Manufaktur dan Energi Hijau
Trending di Ekonomi