Menu ✖

Mode Gelap
 

Internasional WIB ยท

Industri Fintech Gunakan Data Alternatif Nomor HP untuk Penilaian Kredit Nasabah


					Industri Fintech Gunakan Data Alternatif Nomor HP untuk Penilaian Kredit Nasabah Perbesar

Industri Fintech Gunakan Data Alternatif Nomor HP untuk Penilaian Kredit Nasabah

Foto: CNBC Indonesia - Market

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkapkan bahwa industri pinjaman daring (pindar) kini memanfaatkan data alternatif sebagai pengganti skor kredit konvensional untuk menilai kelayakan nasabah. Data tersebut mencakup riwayat penggunaan telekomunikasi dan aktivitas media sosial guna menjangkau masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan formal.

Ketua Bidang Hubungan Masyarakat AFPI, Kuseryansyah, menjelaskan bahwa durasi kepemilikan nomor telepon seluler menjadi salah satu indikator penilaian yang signifikan. Menurutnya, seseorang yang telah menggunakan nomor HP yang sama selama 10 tahun sudah memiliki skor kredit minimum tanpa perlu meninjau riwayat tabungan maupun slip gaji. Penggunaan nomor telepon dalam durasi lama dianggap sebagai penanda kredibilitas seseorang dalam menjaga eksistensi dan tanggung jawab keuangannya.

Strategi ini diterapkan seiring dengan besarnya kebutuhan pembiayaan nasional yang belum terakomodasi oleh lembaga keuangan konvensional. Data per November 2025 menunjukkan *outstanding* pembiayaan Pindar mencapai Rp94,85 triliun dengan pertumbuhan tahunan sebesar 25,45%. Meski terus tumbuh, angka tersebut masih tergolong kecil dibandingkan total kebutuhan pembiayaan nasional yang diperkirakan mencapai Rp2.650 triliun hingga akhir 2025, dengan menyisakan celah pembiayaan sekitar Rp1.650 triliun.

Berdasarkan riset EY MSME Market Study and Policy Advocacy, tantangan pembiayaan diprediksi akan semakin besar pada 2026. Kebutuhan pembiayaan UMKM diperkirakan menembus angka Rp4.300 triliun, dengan estimasi *credit gap* mencapai Rp2.400 triliun. AFPI menegaskan bahwa filosofi pengembangan industri ini didasarkan pada pemerataan akses kredit, di mana masyarakat menengah ke bawah berhak mendapatkan layanan pembiayaan yang setara dengan kelas menengah dan atas.

Pemanfaatan data alternatif ini semakin memudahkan masyarakat dalam mengelola kebutuhan finansial untuk menunjang produktivitas gaya hidup sehari-hari. Anda juga bisa melengkapi berbagai kebutuhan harian dengan praktis melalui HL Official Shop di Shopee yang menawarkan pilihan produk lengkap serta harga resmi dari penjual. HL Official Shop.

Baca Juga: Mastercard Luncurkan Wallet Pay, Perluas Inovasi dan Interoperabilitas Dompet Digital Global

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: CNBC Indonesia – Market (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Bangkit dari Kegagalan Olimpiade, Desak Rita Buktikan Konsistensi di World Climbing Series 2026

1 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Bangkit dari Kegagalan Olimpiade, Desak Rita Buktikan Konsistensi di World Climbing Series 2026

Perkuat Pertahanan Pesisir, TNI AL Terima 12 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35

1 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Perkuat Pertahanan Pesisir, TNI AL Terima 12 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35

KAI Nyatakan Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Pasca Insiden di Bekasi Timur

1 Oktober 2026 - 07:05 WIB

KAI Nyatakan Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Pasca Insiden di Bekasi Timur

Hasil Kualifikasi Piala Afrika 2027: Maroko dan Mesir Raih Kemenangan Penting

30 September 2026 - 07:06 WIB

Hasil Kualifikasi Piala Afrika 2027: Maroko dan Mesir Raih Kemenangan Penting

Menhut Sebut Skema Perhutanan Sosial Buat Perdagangan Karbon Lebih Inklusif

29 September 2026 - 07:06 WIB

Menhut Sebut Skema Perhutanan Sosial Buat Perdagangan Karbon Lebih Inklusif

Kans Indonesia Jaga Gengsi Bulu Tangkis di Final Asian Games 2026

29 September 2026 - 07:06 WIB

Kans Indonesia Jaga Gengsi Bulu Tangkis di Final Asian Games 2026
Trending di Internasional