Menu ✖

Mode Gelap
 

Ekonomi WIB ยท

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham di Saratoga Investama Sedaya


					Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham di Saratoga Investama Sedaya Perbesar

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham di Saratoga Investama Sedaya

Foto: CNBC Indonesia - Market

Komisaris sekaligus pengendali PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), Edwin Soeryadjaya, melakukan aksi borong saham perusahaan. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/9/2026), Edwin tercatat membeli sebanyak 2,25 juta saham SRTG atau setara dengan 0,02% kepemilikan. Transaksi tersebut dilakukan pada periode 2 hingga 3 September 2026 dengan harga rata-rata Rp1.810 per saham. Total nilai investasi yang digelontorkan dalam aksi korporasi ini mencapai Rp4 miliar, yang sekaligus meningkatkan porsi kepemilikan Edwin di perusahaan menjadi 35,9%.

Di tengah aksi pembelian saham tersebut, manajemen Saratoga Investama Sedaya juga mengumumkan perubahan dalam susunan pengurus perusahaan. Joyce Soeryadjaya Kerr diketahui telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris. Permohonan pengunduran diri tersebut telah diterima oleh pihak manajemen pada 7 Juli 2026. Menanggapi hal ini, perusahaan menyatakan bahwa pengunduran diri Joyce tidak membawa dampak negatif baik terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, perusahaan dijadwalkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meresmikan keputusan tersebut. RUPS harus dilaksanakan paling lambat 90 hari setelah diterimanya surat permohonan pengunduran diri. Sebagai informasi, Joyce Soeryadjaya Kerr yang memiliki hubungan keluarga dengan Edwin Soeryadjaya ini telah menduduki posisi Komisaris sejak 31 Agustus 1999 dan terakhir diangkat kembali dalam RUPST pada 21 April 2022 untuk masa jabatan 2022-2025.

Baca Juga: Tree of Blessing Borong 872 Juta Saham INPP, Transaksi Capai Rp628 Miliar

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: CNBC Indonesia – Market (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

29 September 2026 - 09:00 WIB

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

26 September 2026 - 07:06 WIB

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

25 September 2026 - 07:06 WIB

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

24 September 2026 - 07:05 WIB

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026

22 September 2026 - 07:06 WIB

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026

Pengusaha China dan Indonesia Jajaki Peluang Investasi Manufaktur dan Energi Hijau

19 September 2026 - 07:05 WIB

Pengusaha China dan Indonesia Jajaki Peluang Investasi Manufaktur dan Energi Hijau
Trending di Ekonomi