PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mencatatkan prestasi membanggakan setelah inovasi layanan BRImo Taiwan dinobatkan sebagai pemenang dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2026. Penghargaan untuk kategori khusus ini diraih berkat kontribusi BRImo Taiwan dalam menyediakan sistem perbankan digital terintegrasi bagi masyarakat Indonesia serta pekerja migran di Taiwan. Ajang yang mengusung tema “Advancing Corporate Resilience Through Agile Innovation” ini diselenggarakan di iNews Tower, Jakarta, pada 31 Agustus 2026.
Sebagai bagian dari strategi transformasi BRIVolution Reignite, layanan ini beroperasi di bawah pengawasan ketat Central Deposit Insurance Corporation (CDIC) serta Financial Supervisory Commission (FSC) Taiwan. Melalui aplikasi mobile banking BRImo Taiwan, para nasabah dapat melakukan berbagai transaksi penting selama 24 jam penuh, mulai dari pengiriman uang (remitansi) ke Indonesia, transfer lokal, pembayaran QR, hingga pembayaran kode billing Modul Penerimaan Negara (MPN). Selain itu, fitur aplikasi ini juga mencakup pengecekan mutasi rekening serta konversi valuta asing dari USD ke NTD.
Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa pengembangan layanan ini didasari oleh tingginya aktivitas ekonomi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Data Bank Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan remitansi dari Taiwan yang mencapai US$2,97 miliar pada 2025, melonjak tajam dari US$1,37 miliar pada 2021. Sejak diluncurkan pada 23 Agustus 2026, aplikasi ini telah menarik lebih dari 1.460 pengguna. Di sisi lain, BRI Taipei Branch sendiri kini telah mengelola total aset lebih dari US$408 juta, dengan volume transaksi remitansi mencapai US$490 juta hingga akhir Juli 2026 serta melayani lebih dari 3.400 rekening nasabah.
Menurut Saladin, penghargaan ini menjadi pendorong bagi perseroan untuk terus menghadirkan pengalaman perbankan yang seamless bagi warga Indonesia di luar negeri. Inovasi yang dilakukan BRI dinilai selaras dengan pandangan CEO IDX Channel, Syafril Nasution, yang menekankan bahwa inovasi perusahaan harus mencakup model bisnis yang relevan, proses kolaboratif, serta solusi berkelanjutan yang mampu memberikan nilai jangka panjang bagi pertumbuhan perusahaan dan masyarakat.
Baca Juga: S&P Global Berikan Sentimen Positif Terhadap Kinerja Saham Bank Rakyat Indonesia
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).










