Menu ✖

Mode Gelap
 

Ekonomi WIB ยท

17 Tahun LPEI Perkuat Peran sebagai Policy Bank untuk Dorong Ekspor Nasional


					17 Tahun LPEI Perkuat Peran sebagai Policy Bank untuk Dorong Ekspor Nasional Perbesar

17 Tahun LPEI Perkuat Peran sebagai Policy Bank untuk Dorong Ekspor Nasional

Foto: CNBC Indonesia - Market

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank kini genap berusia 17 tahun. Selama hampir dua dekade, lembaga yang dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 ini terus melakukan transformasi tata kelola guna memperkuat perannya sebagai policy bank pemerintah dalam mendukung ekspor nasional sekaligus mengisi kesenjangan pasar yang belum terlayani oleh lembaga keuangan komersial.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya peran LPEI dalam membantu sektor usaha yang terdampak globalisasi, terutama industri tekstil, sepatu, dan furnitur. Purbaya menyatakan kesiapannya untuk menyesuaikan parameter kinerja LPEI, termasuk potensi penyesuaian pendapatan bunga, agar lembaga tersebut dapat menawarkan skema pembiayaan yang lebih terjangkau bagi para pelaku usaha. Menurut Purbaya, efektivitas dalam menjawab harapan pelaku industri jauh lebih diutamakan daripada sekadar mengejar target pendapatan bunga yang tinggi.

Direktur Eksekutif LPEI, Sukatmo Padmosukarso, menyambut arahan tersebut dengan menegaskan komitmen LPEI untuk melampaui sekadar fungsi pembiayaan melalui pendekatan Beyond Financing, Developmental Impact, dan Sustainability. Sejak berdiri, LPEI telah menjalankan berbagai mandat melalui pembiayaan, penjaminan, asuransi, jasa konsultasi, hingga Penugasan Khusus Ekspor (PKE). Berbagai dukungan telah diberikan, mulai dari proyek konstruksi di mancanegara hingga ekspor produk strategis seperti gerbong kereta api PT INKA ke Bangladesh dan Selandia Baru, serta pesawat PT Dirgantara Indonesia ke sejumlah negara.

Dalam upaya memperluas basis eksportir, LPEI mencatat keberhasilan program Coaching Program for New Exporters (CPNE) yang telah melahirkan 1.983 eksportir baru sejak 2019 hingga Juli 2026. Selain itu, program Desa Devisa yang dirintis sejak 2019 kini telah menjangkau 2.618 desa di seluruh Indonesia. Berdasarkan data hingga Juni 2026, dampak sosial dan ekonomi dari fasilitas pembiayaan LPEI mencapai 3,49 kali lipat dari setiap rupiah yang disalurkan, mencakup kontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.

Sebagai bentuk apresiasi, LPEI juga memberikan penghargaan Indonesia Eximbank Export Champion Award kepada sejumlah pelaku usaha, seperti PT Dekor Asia Jayakarya untuk inovasi digital, PT Ungaran Sari Garments untuk praktik berkelanjutan, serta Desa Devisa Lidi Sawit Riau atas pemberdayaan masyarakat lokal. LPEI kini terus memperkuat fondasi kelembagaannya dengan meraih predikat baik dalam tata kelola dari BPKP serta sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016.

Baca Juga: Kemenperin Genjot Produksi Elektronika Nasional Demi Perkuat Daya Saing Industri

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: CNBC Indonesia – Market (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

29 September 2026 - 09:00 WIB

Kementerian PKP Susun Regulasi Recycle KPR untuk Percepat Penyediaan Rumah Subsidi

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

26 September 2026 - 07:06 WIB

Perkuat Rantai Pasok Nasional, ANTAM Serap 9 Ton Emas Produksi Freeport

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

25 September 2026 - 07:06 WIB

Suahasil Nazara Paparkan Arah Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan APBN 2027

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

24 September 2026 - 07:05 WIB

ADB Sebut Konflik Global dan Fenomena El Nino Jadi Ancaman Ekonomi Asia Pasifik

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026

22 September 2026 - 07:06 WIB

Pemerintah Tuntaskan Kewajiban Surat Utang Penanganan BLBI pada Agustus 2026

Pengusaha China dan Indonesia Jajaki Peluang Investasi Manufaktur dan Energi Hijau

19 September 2026 - 07:05 WIB

Pengusaha China dan Indonesia Jajaki Peluang Investasi Manufaktur dan Energi Hijau
Trending di Ekonomi