Sejumlah peristiwa penting mewarnai dinamika humaniora di Indonesia pada Senin (14/9). Kementerian Haji dan Umrah resmi meluncurkan hotline pengaduan khusus sebagai langkah konkret memberantas praktik mafia haji dan umrah. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan penyelenggaraan ibadah yang bersih dengan melibatkan partisipasi aktif publik dalam memberikan laporan atau data terkait penyimpangan.
Di sektor konservasi, tim gabungan dari BKSDA Kalimantan Barat dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) berhasil mengevakuasi tiga individu orangutan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang. Menurut Direktur Utama YIARI, Dr. Karmele Llano Sanchez, dua operasi penyelamatan dilakukan di Desa Penjalaan dan Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, dengan temuan satu induk dan anak, serta satu jantan dewasa. Sementara itu, di Nusa Tenggara Barat, BPBD Lombok Tengah memperpanjang status tanggap darurat kebakaran di Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, hingga 19 September 2026 guna mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Terkait kecelakaan laut, operasi SAR pencarian 129 korban hilang dari peristiwa tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 masih terus diintensifkan. Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan 22 armada yang terdiri atas 17 unsur laut dan lima unsur udara. Selain itu, operasi pencarian bawah air (underwater) kini diperkuat dengan keterlibatan personel berkemampuan khusus dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL dan Basarnas Special Group (BSG) yang beroperasi dengan dukungan KRI Canopus.
Baca Juga: Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Enam Orang Meninggal Dunia
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).










