Kafilah asal Provinsi Kalimantan Timur secara resmi ditetapkan sebagai juara umum dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah. Keberhasilan ini mendapatkan apresiasi langsung dari Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam acara penutupan yang berlangsung pada Sabtu (19/9) malam.
Menteri Agama menyatakan bahwa prestasi yang diraih Kalimantan Timur merupakan hasil dari proses panjang, ketekunan, kedisiplinan, serta doa. Ia juga menegaskan bahwa jika Kalimantan Timur kembali mampu mempertahankan gelar juara pada gelaran MTQ Nasional XXXII di Jakarta mendatang, maka piala bergilir MTQ Nasional akan menjadi milik mereka secara permanen. Meski demikian, Menag mengingatkan bahwa gelar juara tersebut bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
Dalam pengumuman yang disampaikan oleh Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI, Prof. Syibli Syarjaya, terdapat 10 kafilah terbaik yang menempati posisi teratas. Kalimantan Timur berhasil menduduki peringkat pertama, disusul oleh Jawa Tengah di posisi kedua, serta Sumatera Utara dan Jawa Barat yang berbagi posisi di peringkat ketiga. Urutan selanjutnya diisi oleh kafilah dari Sumatera Selatan, Banten, Riau, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.
Kepada para peserta yang belum berhasil meraih juara, Menteri Agama berpesan agar tidak berkecil hati. Menurutnya, setiap ikhtiar yang dilakukan dalam mempelajari, menghafal, dan membaca ayat-ayat Al Quran merupakan sebuah amal yang memiliki nilai tersendiri. Acara penutupan di Semarang tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, termasuk Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud.
Baca Juga: DKI Jakarta Resmi Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXII Tahun 2027
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).










