Di usianya yang masih sangat belia, yakni 10 tahun, Anang Purbo Carito menunjukkan dedikasi tinggi dalam melestarikan seni pertunjukan tradisional. Siswa kelas empat Sekolah Dasar (SD) Kaliwareng ini memilih untuk mendalami seni pedalangan, khususnya wayang golek cepak, guna meneruskan tradisi yang telah lama diwariskan dalam keluarganya di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Saat ini, Anang tengah disibukkan dengan berbagai persiapan intensif untuk mengasah kemampuannya. Fokus latihan tersebut ditujukan agar ia dapat tampil maksimal dalam ajang Festival Dalang Anak yang rencananya akan diselenggarakan di Kota Solo pada 23 September 2026 mendatang.
Ketekunan Anang dalam dunia pewayangan menjadi cerminan upaya generasi muda di Kabupaten Batang dalam menjaga eksistensi budaya lokal di tengah arus modernisasi. Dukungan serta latihan yang konsisten terus ia lakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam melanjutkan jejak para pendahulunya di bidang seni pedalangan.
Baca Juga: Tujuh Warga Asing di Apartemen Green Pramuka City Terjaring Operasi Keimigrasian
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).









