Menu ✖

Mode Gelap
 

Finance & Smart Shopping WIB ·

Bukan Cuma Soal Gaji, Ini 5 Indikator Seseorang Berada di Golongan Kelas Bawah


					Bukan Cuma Soal Gaji, Ini 5 Indikator Seseorang Berada di Golongan Kelas Bawah Perbesar

Bukan Cuma Soal Gaji, Ini 5 Indikator Seseorang Berada di Golongan Kelas Bawah

Foto: CNBC Indonesia - Market

Selama ini, status sosial ekonomi masyarakat sering kali diukur hanya berdasarkan angka pendapatan atau pengeluaran bulanan. Sebagai gambaran, Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan standar garis kemiskinan berdasarkan rata-rata pengeluaran per kapita. Untuk wilayah DKI Jakarta sendiri, batas tersebut ditetapkan pada angka Rp4.238.886 per bulan. Namun, di luar angka statistik tersebut, terdapat sejumlah indikator kasat mata yang mencerminkan posisi seseorang dalam struktur kelas sosial, khususnya bagi kelompok ekonomi menengah-bawah hingga kelas bawah.

Merujuk pada panduan finansial dari GoBankingRates, terdapat lima tanda utama yang menunjukkan kondisi tersebut. Pertama adalah akses tempat tinggal; kesulitan dalam mendapatkan hunian yang nyaman, aman, dan berada di lingkungan layak menjadi indikator kuat ketidakstabilan finansial. Kedua, jenis pekerjaan memegang peran krusial. Profesi yang termasuk kategori *blue collar* atau pekerjaan berkeahlian rendah—seperti petugas kebersihan, buruh manufaktur, hingga pelayan restoran—umumnya berada di spektrum ekonomi bawah karena terbatasnya upah dan tunjangan. CEO Salarship, Nathan Brunner, menjelaskan bahwa posisi kelas menengah biasanya diisi oleh pekerja manajerial atau spesialis, sementara profesi seperti guru atau akuntan posisinya bergantung pada tingkat senioritas.

Tanda ketiga berkaitan dengan ketiadaan dana darurat maupun instrumen investasi sebagai penyangga keuangan jangka panjang. Tanpa adanya cadangan dana, posisi keuangan seseorang menjadi sangat rentan. Hal ini diperparah dengan keterbatasan gaya hidup, di mana kemampuan untuk menikmati liburan atau makan di luar terasa sangat berat. Terakhir, hambatan akses terhadap pendidikan tinggi menjadi faktor penentu. Mahalnya biaya kuliah kerap menjadi tembok besar yang menghalangi masyarakat kelas bawah untuk memperbaiki karier. Hal ini tidak hanya membatasi akses menuju pekerjaan bergaji tinggi, tetapi juga berisiko melanggengkan siklus kemiskinan antargenerasi.

[PROMO BULAN INI] TEXANIA Wajan Honeycomb SILVER Stainless Anti Lengket PILIH DIAMETER 24,28,34,40cm - Kitchenware

Mengatur keuangan dengan lebih cermat juga bisa dimulai dari efisiensi kebutuhan rumah tangga, seperti memasak sendiri di rumah guna menghemat pengeluaran harian. Anda dapat memanfaatkan promo bulan ini untuk mendapatkan TEXANIA Wajan Honeycomb SILVER Stainless Anti Lengket PILIH DIAMETER 24,28,34,40cm – Kitchenware yang tahan lama untuk mendukung kegiatan memasak yang lebih praktis dan ekonomis. [PROMO BULAN INI] TEXANIA Wajan Honeycomb SILVER Stainless Anti Lengket PILIH DIAMETER 24,28,34,40cm – Kitchenware.

Baca Juga: BSI Luncurkan Tabungan Tanpa Biaya Admin untuk Mendukung Akses Keuangan Masyarakat

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: CNBC Indonesia – Market (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Recapital Asset Management Sambut Positif Peluncuran Instrumen ETF Emas di BEI

14 September 2026 - 00:51 WIB

Recapital Asset Management Sambut Positif Peluncuran Instrumen ETF Emas di BEI

LPS Usul Batas Penjaminan Polis Rp500 Juta, Bisa Lindungi Hingga 99 Persen Pemegang Polis

10 September 2026 - 18:47 WIB

LPS Usul Batas Penjaminan Polis Rp500 Juta, Bisa Lindungi Hingga 99 Persen Pemegang Polis

Dominasi Investor Perempuan dalam Kepemilikan Surat Utang Ritel Negara Kian Menguat

9 September 2026 - 23:37 WIB

Dominasi Investor Perempuan dalam Kepemilikan Surat Utang Ritel Negara Kian Menguat

Utang Proyek Whoosh Direstrukturisasi, Tenor Pembayaran Diperpanjang Hingga 80 Tahun

9 September 2026 - 23:35 WIB

Utang Proyek Whoosh Direstrukturisasi, Tenor Pembayaran Diperpanjang Hingga 80 Tahun

Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Segera Beralih ke Kementerian Keuangan

8 September 2026 - 15:32 WIB

Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Segera Beralih ke Kementerian Keuangan

Pemegang Sukuk Tolak Rencana Restrukturisasi PT Pos Indonesia

8 September 2026 - 13:50 WIB

Pemegang Sukuk Tolak Rencana Restrukturisasi PT Pos Indonesia
Trending di Finance & Smart Shopping