Menu ✖

Mode Gelap
 

Hukum WIB ยท

Kabareskrim Tekankan Pentingnya Sinergi PPNS dan Polri demi Penegakan Hukum Efektif


					Kabareskrim Tekankan Pentingnya Sinergi PPNS dan Polri demi Penegakan Hukum Efektif Perbesar

Kabareskrim Tekankan Pentingnya Sinergi PPNS dan Polri demi Penegakan Hukum Efektif

Foto: ANTARA News - Terkini (Nasional)

Kepala Bareskrim Polri, Komjen Polisi Syahardiantono, menegaskan urgensi kolaborasi antara Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Penyidik Polri, dan Penyidik Tertentu. Sinergi ini dinilai krusial untuk mewujudkan penegakan hukum yang tidak hanya efektif, namun juga berkeadilan dan tetap mengacu pada prosedur yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Syahardiantono saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Korwas PPNS Tahun Anggaran 2026 di Aula Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis. Menurutnya, koordinasi yang solid antarlembaga diperlukan untuk menghindari tumpang tindih tugas di lapangan. Ia menekankan bahwa Polri berperan sebagai penyidik utama yang berfungsi menjamin efisiensi proses hukum, bukan untuk mendominasi kewenangan instansi lain. Diharapkan, melalui Rakor ini, tercipta kesamaan pola pikir dan pola tindak antara Polri dengan PPNS di tingkat kementerian maupun lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, Polri turut melakukan transformasi digital melalui peluncuran sistem SISLAP dan penguatan penggunaan E-PPNS. Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Edy Suranta Sitepu, menjelaskan bahwa SISLAP akan mengelola pelaporan dari jajaran Polri hingga tingkat Polres, sementara E-PPNS memfasilitasi administrasi penyidikan secara digital yang terintegrasi dengan SPPTI. Dengan sistem ini, penyampaian administrasi penyidikan ke pihak kejaksaan kini dapat dilakukan secara daring, menggantikan metode manual yang selama ini diterapkan.

Selain aspek teknologi, Kabareskrim juga menyoroti pentingnya profesionalisme, integritas, dan pengawasan transparan bagi seluruh penyidik. Mengingat adanya pembaruan dalam KUHP dan KUHAP, para penyidik dituntut untuk memiliki pemahaman seragam dan komprehensif terkait implikasi aturan hukum terbaru. Rakor yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai instansi untuk merumuskan langkah konkret dalam menghadapi kompleksitas tindak pidana di masa depan.

Baca Juga: Tiga Pelaku Perampasan Ponsel Sopir Truk di Exit Tol Tomang Diringkus Brimob

Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Rangkuman Peristiwa Kriminal di Jakarta: Kasus Kecelakaan Kereta hingga Produksi Narkoba

30 September 2026 - 07:06 WIB

Rangkuman Peristiwa Kriminal di Jakarta: Kasus Kecelakaan Kereta hingga Produksi Narkoba

Sederet Kasus Kriminal Warnai Jakarta: Pencurian Modus Baru hingga Aksi Gigit Telinga

29 September 2026 - 07:05 WIB

Sederet Kasus Kriminal Warnai Jakarta: Pencurian Modus Baru hingga Aksi Gigit Telinga

Ketua Manchester City Khaldoon Al Mubarak Tegaskan Keyakinan Klub Terkait Dakwaan FFP

27 September 2026 - 07:06 WIB

Ketua Manchester City Khaldoon Al Mubarak Tegaskan Keyakinan Klub Terkait Dakwaan FFP

Polisi Kembalikan Demerina, Korban Penculikan KKB di Mimika kepada Pihak Keluarga

26 September 2026 - 07:10 WIB

Polisi Kembalikan Demerina, Korban Penculikan KKB di Mimika kepada Pihak Keluarga

Polisi Bongkar Sindikat Pemalsuan SIM, Waspada Modus Dokumen Instan Tanpa Ujian

26 September 2026 - 07:05 WIB

Polisi Bongkar Sindikat Pemalsuan SIM, Waspada Modus Dokumen Instan Tanpa Ujian

Film Memburu Pemangsa Angkat Isu Kekerasan Anak Melalui Lensa Investigasi Jurnalistik

25 September 2026 - 07:06 WIB

Film Memburu Pemangsa Angkat Isu Kekerasan Anak Melalui Lensa Investigasi Jurnalistik
Trending di Hukum