Korps Samapta Baharkam Polri secara resmi meningkatkan kesiapsiagaan personel serta peralatan guna mengantisipasi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada Level III atau Siaga. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjamin akses bantuan dapat dijangkau dengan cepat saat terjadi situasi darurat.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, mengungkapkan bahwa sebanyak 299 personel telah disiagakan, didukung oleh 10 ekor unit K9, kendaraan penyelamat (rescue), kendaraan penanganan karhutla, serta dapur lapangan. Kesiapan ini juga diperkuat dengan perintah kepada jajaran Polda Banten, Polda Lampung, dan Polda Metro Jaya untuk rutin melaksanakan apel siaga serta memastikan personel di wilayah terdampak siap memberikan pelayanan optimal, mulai dari evakuasi hingga penyaluran bantuan SAR.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, namun tetap waspada serta mengikuti arahan resmi dari PVMBG, BMKG, maupun BNPB. Polri menegaskan bahwa kehadiran mereka di lapangan bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan untuk menjaga kelancaran mobilitas, melakukan patroli di kawasan pesisir dan permukiman, serta membantu evakuasi jika diperlukan. Bagi warga yang membutuhkan bantuan kepolisian dalam kondisi darurat, Polri menyediakan layanan akses cepat melalui nomor 110 dengan menyertakan informasi lokasi dan kondisi yang akurat.
Baca Juga: Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Pemkab Tangerang Berlakukan PJJ Tingkat TK hingga SMP
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).










