Kepergian Surakman, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) speedboat Arupadhatu 1, menyisakan kenangan mendalam bagi keluarga serta warga di lingkungannya. Semasa hidupnya, Surakman dikenal sebagai pribadi yang santun dan mampu menjalin hubungan baik dengan masyarakat setempat melalui interaksi sosialnya yang hangat.
Yayat, anak kedua dari Surakman, mengungkapkan kenangan tentang sosok sang ayah saat ditemui pada Kamis (24/9). Menurut Yayat, ayahnya merupakan figur yang sangat tegar dalam menjalankan tanggung jawabnya sehari-hari. Ia bahkan menuturkan bahwa Surakman dikenal tidak pernah melontarkan keluhan, meskipun dalam kondisi fisik yang sedang tidak prima atau dalam situasi sulit sekalipun.
Sikap pantang mengeluh yang ditunjukkan oleh Surakman tersebut menjadi salah satu memori yang paling membekas bagi pihak keluarga. Hingga saat ini, kenangan mengenai sifat baik dan keteguhan hati almarhum masih terus dikenang oleh kerabat serta warga yang mengenal mendiang dengan baik.
Baca Juga: Jenazah ABK KM Arupadhatu I yang Ditemukan di Pulau Enggano Diterbangkan ke Jakarta
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).










