PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan pemasangan portal otomatis di 1.404 titik jalan perlintasan langsung (JPL) di seluruh Indonesia. Proyek strategis yang menelan anggaran sebesar Rp1,1 triliun ini ditargetkan rampung pada tahun 2027 sebagai upaya nyata perusahaan dalam meminimalkan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto guna menjamin keamanan masyarakat serta kelancaran operasional perjalanan kereta api. Menurut Bobby, saat ini proses pemasangan portal tengah berlangsung di berbagai titik, dan terdapat 190 JPL yang akan segera dioperasikan dalam waktu dekat setelah proses sosialisasi kepada warga sekitar selesai dilakukan.
Meski demikian, pihak KAI mengakui adanya tantangan di lapangan, terutama terkait keberadaan perlintasan yang selama ini dijaga secara swadaya oleh masyarakat setempat. Bobby menjelaskan bahwa kendala muncul karena adanya pungutan uang dari masyarakat yang menjaga perlintasan tersebut. Oleh karena itu, KAI terus mengintensifkan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya pembenahan perlintasan demi keselamatan bersama, meskipun terdapat resistensi di beberapa lokasi.
Peningkatan keselamatan di perlintasan kereta ini tentu harus dibarengi dengan edukasi masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Anda bisa memperkaya wawasan mengenai keselamatan dan berbagai topik edukatif lainnya dengan mengunjungi Buku Utama Official Store di Shopee. Toko resmi tersebut menyediakan beragam pilihan buku serta media edukasi yang lengkap untuk kebutuhan literasi Anda. Buku Utama Official Store.
Baca Juga: Mengapa Abu Vulkanik Anak Krakatau Memaksa Penutupan Ratusan Jadwal Penerbangan?
Artikel ini dibantu penulisannya oleh AI, dirangkum dari: ANTARA News – Terkini (Nasional) (sumber).









