Bantul, 15 Agustus 2026
Kelompok Wanita Tani (KWT) OASIS di Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, mendapat dukungan penguatan usaha dari tim pengabdian masyarakat Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Dukungan ini merupakan bagian dari program BERDAYA OASIS: Penguatan Usaha Sayur dan Telur KWT OASIS melalui Pelatihan Terpadu Berkelanjutan, yang dibiayai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun anggaran 2026. Program ini dipimpin oleh Vita Restitrisnani, S.Pt., M.Si., sebagai ketua pelaksana, bersama anggota tim Dr. Dela Ayu Lestari, S.Pt., M.Si., Dr. Rafli Zulfa Kamil, S.T.P., dan Fatmawati Mustofa, S.Pt., M.Sc.

Penguatan Usaha Telur Jadi Fokus Awal
Pada tahap pertama, tim pengabdian memusatkan kegiatan pada penguatan usaha telur ayam milik KWT OASIS. Tiga rangkaian kegiatan dilaksanakan sekaligus, yaitu:
Pertama, pendampingan proses packaging, branding, dan pemasaran telur ayam, agar produk telur yang dihasilkan mitra memiliki tampilan yang lebih menarik dan mampu bersaing di pasar.
Kedua, penyerahan bantuan alat mesin tetas kepada KWT OASIS. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi Day Old Chick (DOC) ayam Elba yang selama ini dikembangkan oleh kelompok tani tersebut.
Ketiga, pemaparan materi oleh Ibu Fatmawati Mustofa perwakilan dari dosen Undip mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) telur tetas mulai dari tahapan persiapan telur sebelum dimasukkan ke mesin tetas, hingga teknik penanganan (handling) DOC hasil penetasan agar tingkat keberhasilan dan kualitas anakan ayam tetap terjaga.
Ketua pelaksana program, Vita Restitrisnani, menjelaskan bahwa bantuan alat dan pendampingan ini disusun agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh anggota KWT OASIS dalam jangka pendek maupun panjang. Selain itu Ketua KWT OASIS, ibu Ari Wuryati mengungkapkan
“Melalui bantuan mesin tetas dan pendampingan SOP yang diberikan ke KWT OASIS, kami berharap KWT OASIS bisa meningkatkan produktivitas ayam Elba mereka secara mandiri, sekaligus menaikkan nilai jual telur melalui kemasan dan branding yang lebih baik,” ujar Ibu Ari Wuryati.

Berlanjut ke Pengolahan Sayur
Program BERDAYA OASIS tidak berhenti pada penguatan usaha telur. Tim pengabdian Undip berencana melanjutkan kegiatan dengan pelatihan penanganan hasil olahan produk sayur bagi mitra KWT OASIS. Pelatihan lanjutan ini bertujuan meningkatkan nilai jual beli produk sayur melalui proses pengolahan yang lebih baik, sehingga usaha sayur dan telur KWT OASIS dapat tumbuh secara berkelanjutan,.
Program ini merupakan salah satu wujud kontribusi Universitas Diponegoro dalam mendukung penguatan ekonomi kelompok tani di tingkat desa, sekaligus menjadi sarana penerapan keilmuan peternakan dan pertanian secara langsung di tengah masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sebagaimana tercantum dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK) Nomor 255-6/UN7.D2/PM/IV/2026.












